JAKARTA – Sebanyak 35 calon wisudawan dan wisudawati Fakultas Biologi Universitas Nasional (UNAS) mengikuti acara pelepasan atau yudisium pada Kamis, (26/10). Acara yang berlangsung di Aula Blok 1 Lantai 4 itu dihadiri oleh Dekan Fakultas Biologi Drs. Imran Said Lumban Tobing, M.Si, dan para dosen dari Fakultas Biologi.

Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa ilmu yang didapatkan oleh calon wisudawan dan wisudawati sesaat kuliah harus dikembangkan diluar. Ia pun juga berharap bahwa tali silaturahmi diantara dosen dan para alumni akan terus terjaga melalui ikatan alumni Fakultas Biologi UNAS (FABIONA).

“Saya harap kalian tidak akan pernah melupakan almamater kampus. Dimanapun kalian melanang buana, ingatlah dengan almamater. Kalian juga bisa bergabung dalam ikatan alumni FABIONA agar silaturahmi diantara kita tetap terjaga. Harapan kami mudah-mudahan lepas dari UNAS kalian dapat menjadi individu yang baik dari waktu ke waktu,” tutup Imran.

Sebagai pembicara utama dalam acara tersebut, Drs. Bambang Warsono, M.Si.M., selaku alumni dari ikatan alumni FABIONA memberikan pembekalan kepada calon wisudawan dan wisudawati dengan judul ‘Berubah Biar Jadi Keren, Keren dalam Perubahan’. Ia menjelaskan hal apa yang dapat dilakukan oleh calon wisudawan dan wisudawati saat lepas dari almamater, salah satunya adalah dengan mengedepankan perubahan.

Perubahan yang Bambang maksud adalah mengenai action, menurutnya, jika seseorang terus menerus melakukan hal yang sama setiap hari, maka hasilpun akan sama. “Banyak orang melakukan hal yang sama dari waktu ke waktu tetapi mengharapkan hal yang lebih, jika tindakan sama perilaku sama maka akan mengahasilkan hasil yang sama. Kalau mau hasil yang berbeda makan harus berubah,” ucap pria yang akrab disapa Mas Bing tersebut.

Selanjutnya ia memberikan tips yang harus dimiliki oleh calon wisudawan dan wisudawati untuk memerangi persaingan dalam dunia kerja yang begitu kompetitif. Pertama, lakukanlah perubahan dan tidak boleh diam ditempat, kedua, tunjukanlah potensi dan keahlian anda, ketiga, barsosial dengan baik dan benar dan yang terakhir adalah selalu update dengan informasi di social media serta tidak boleh ketinggalan jaman.

“Informasi terus menerus update dalam social media. Tapi anda jangan lengah, dengan berkembangnya informasi tersebut bukan berarti anda juga terlalu terbuka dengan pribadi anda,” imbuh Bambang.

Diakhir paparannya, pria yang berdomisili Bandung tersebut menambahkan bahwa tingkatkanlah kompetensi, karena dengan meningkatkan kompetensi seseorang dapat terus belajar dan mengasah kemampuan yang ia belum kuasai sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *